Morphology
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Hi guys selamat datang di blog saya, kali ini saya akan membahas tentang Morfologi. Morfologi sendiri merupakan cabang dari ilmu linguistik, bagi temen temen yang belum tahu apa itu linguistik bisa cek di blog saya yang sebelumnya ya. Yuk tanpa berlama lama langsung aja saya jelaskan tentang Morfologi, silahkan dibaca sampai habis yaa ...
1. Hakikat Morfologi
Dalam buku yang sudah saya baca Secara etimologi kata morfologi berasal dari kata morf yang berarti ‘bentuk’ dan kata logi yang berarti ‘ilmu’. Jadi secara harfiah kata morfologi berarti ‘ilmu mengenai bentuk’. Di dalam kajian Linguistik, morfologi berarti ‘ilmu mengenai bentuk-bentuk dan pembentukan kata. (Sumber: Morfologi bahasa Indonesia, Abdul Chaer 2015, 3)
Morfologi adalah cabang linguistik yang mengidentifikasi satuan-satuan dasar bahasa sebagai satuan gramatikal. Morfologi mempelajari seluk-beluk bentuk kata serta pengaruh perubahan-perubahan bentuk kata terhadap golongan dan arti kata. Atau dengan kata lain dapat dikatakan bahwa morfologi mempelajari seluk-beluk bentuk kata serta fungsi perubahan-perubahan bentuk kata itu, baik fungsi gramatik maupun fungsi semantik. Dalam kaitannya dengan kebahasaan, yang dipelajari dalam morfologi ialah bentuk kata. Selain itu, perubahan bentuk kata dan makna (arti) yang muncul serta perubahan kelas kata yang disebabkan perubahan bentuk kata itu, juga menjadi objek pembicaraan dalam morfologi. Dengan kata lain, secara struktural objek pembicaraan dalam morfologi adalah morfem pada tingkat terendah dan kata pada tingkat tertinggi.
Itulah sebabnya, dikatakan bahwa morfologi adalah ilmu yang mempelajari seluk beluk kata (struktur kata) serta pengaruh perubahan-perubahan bentuk kata terhadap makna (arti) dan kelas kata.
2. Morfologi dalam Linguistik
Di dalam hierarki Linguistik, kajian morfologi berada di antara kajian morfologi dan sintaksis seperti tampak di bawah ini:
wacana
|
sintaksis
|
morfologi
|
fonologi
|
Sebagai kajian yang terletak di antara kajian fonologi dan sintaksis, maka kajia morfologi itu mempunyai kaitan baik dengan fonologi maupun dengan sintaksis. Keterkaitanya dengan fonologi jelas dengan adanya kajian yang disebut morfonologi atau morfofonemik yaitu ilmu yang mengkaji terjadinya perubahan fonem akibat adanya proses morfologi, seperti munculnya fonem /y/ pada dasar hari bila diberi sufiks –an.
- Hari + an → [harian]
Atau pindahnya konsonan /b/ pada jawab apabila diberi sufiks –an
- Jawab + an → ja.wa.ban
Lalu keterkaitan antara morfologi dan sintaksis tampak dengan adanya kajian yang disebut morfosintaksis (dari gabungan kata morfologi dan sintaksis). Keterkaitan ini karena adanya masalah morfologi yang perlu dibicarakan bersama dengan masalah sintaksis. Misalnya, satuan bahasa yang disebut kata, dalam kajian morfologi merupakan satuan terbesar, sedangkan dalam kajian sintaksis merupakan satuan terkecil dalam pembentukan kalimat atau satuan sintaksis lainnya. Jadi, satuan bahasa yang di sebut kata itu menjadi objek dalam kajian morfologi dan kajian sintaksis. Dalam bagan berikut dapat dilihat kedudukan kata dalam keselurahan objek kajian Linguistik.
wacana
|
Kalimat
|
Frasa
|
Kata
|
Morfem
|
Fonem
|
Fon
|
3. Objek kajian Morfologi
Objek kajian morfologi adalah satuan-satuan morfologi, proses-proses morfologi, dan alat-alat dalam proses morfologi. Satuan morfologi adalah :
a. Morfem
Yaitu satuan gramatikal terkecil yang bermakna. Morfem terdiri dari morfem akar (dasar) dan morfem afiks. Morfem akar dapat menjadi dasar pembentukan kata sedangkan afiks tidak. Akar memiliki makna leksikal, sedangkan afiks memiliki makna gramatikal.
b. Kata
Yaitu satuan gramatikal yang terjadi sebagai hasil dari proses morfologis. Dalam morfologi, kata merupakan satuan terbesar sedangkan dalam sintaksis kata merupakan satuan terkecil.
Komponen dalam proses morfologi :
a. Dasar
Dasar atau bentuk dasar merupakan bentuk yang mengalami proses morfologi. Dasar dapat berupa bentuk polimorfemis (bentuk berimbuhan, bentuk ulang, dan bentuk gabungan)
b. Alat pembentuk kata
Alat pembentuk kata dapat berupa afiks dalam proses afiksasi, pegulangan dalam proses redublikasi dan penggabungan dalam proses komposisi.
c. Makna gramatikal
Makna gramatikal adalah berubahnya arti suatu bentuk dasar yang disebabkan karena adanya proses morfologi (afiksasi, redublikasi, komposisi).
4. Ruang lingkup Morfologi
Pada dasarnya di dalam morfologi ada tiga ruang lingkupyang harus dipahami di dalam ilmu linguistic yaitu morfem, morf, dan alomorf yang akan dijelakan sebagai berikut.
a. Morfem
Morfem adalah satuan gramatikal terkecil yang memiliki makna. Kata kecil yang berarti satuan tidak dapat dianalisis menjadi lebih kecil lagi tanpa merusak maknanya. Morfem terdiri dari morfem akar (dasar) dan morfem afiks. Morfem akar dapat menjadi dasar pembentukan kata sedangkan afiks tidak. Akar memiliki makna leksikal, sedangkan afiks memiliki makna gramatikal.
Hal-hal berikut dapat dipedomani untuk menentukan morfem dan bukan morfem itu.
1. Dua bentuk yang sama atau lebih memiliki makna yang sama merupakan sebuah moerfem. Umpamanya kata bulan pada ketiga kalimat berikutnya adalah sebuah morfem yang sama.
- Bulan depan dia akan menikah.
- Sudah tiga bulan dia belum bayar uang SPP.
- Bulan November lamanya 30 hari.
2. Dua bentuk yang sama atau lebih bila memiliki makna yang berbeda merupakan dua morfem yang berbeda. Misalnya kata bunga pada kedua kalimat berikut adalah dua buah morfem yang berbeda.
- Bank Indonesia memberi bunga 5 persen per tahun.
- Dia datang membawa seikat bunga.
3. Dua buah bentuk yang berbeda,tetapi memiliki makna yang sama,merupakan dua morfem yang berbeda. Umpamanya,kata ayah dan kata bapak pada kedua kalimat berikut adalah dua morfem yang berbeda.
- Ayah pergi ke Medan.
- Bapak baru pulang dari Medan.
4. Bentuk-bentuk yang mirip (berbeda sedikit) tetap maknanya sama adalah sebuah morfem yang sama, asal perbedaan bentuk itu dapat dijelaskan secara fonologi. Umpamanya,bentuk-bentuk me-,mem-,men-,meng-,dan menge- pada kata-kata
berikuti adalah sebuah morfem yang sama.
- Melihat
- Membina
- Mendengar
- Menyusul
- Mengambil
- Mengecat
5. Bentuk yang hanya muncul dengan pasangan satu-satunya adalah juga sebuah morfem. Umpamanya bentuk renta pada konstruksi tua renta, dan bentuk kuyup pada konstruksi basah kuyup adalah juga morfem.
6. Bentuk yang mencul berulang-ulang pada satuan yang lebih besar apalagi memiliki makna yang sama adalah juga merupakan morfem yang sam. Misalnya bentuk baca pada kata-kata berikut adalah sebuah morfem yang sama.
- Membaca
- Pembaca
- Pembacaan
- Bacaan
- Terbaca
- Keterbacaan
7. Bentuk yang muncul berulang-ulang pada satuan bahasa yang lebih besar ( klausa,kalimat) apabila maknanya berbeda secara polisemi adalah juga merupakan morfem yang sama. Umpamanya kata kepala pada kalimat-kalimat berikut memiliki makna yang berbeda secara polisemi, tetapi tetap merupakan morfem yang sama.
- Ibunya menjadi kepala sekolah di sana.
- Nomor teleponnya tertera pada kepala surat itu.
- Kepala jarum itu terbuat dari plastik.
- Setiap kepala mendapat bantuan sepuluh ribu rupiah.
- Tubuhnya memang besar tetapi sayang kepalanya kosong.
b. Alomorf dan Morf
Almorf adalah bentuk realisasi dari morfem, karena morfem merupakan bentuk yang abstrak karena ada dalam konsep sementara yang bentuk konkret dan nyata (ada) itu adalah Almorf.
Contoh:
- Morfem {ber-} memiliki tiga bentuk alomorf.
Morfem
|
Alomorf
|
Contoh Kata
|
ber-
|
ber-
|
bertemu, berdoa
|
be-
|
beternak, bekerja
| |
bel-
|
balajar
|
- Morfem {me-} memiliki enam buah alomorf.
Morfem
|
Alomorf
|
Contoh Kata
|
me-
|
me-
|
melihat, merawat
|
mem-
|
membaca, membawa,
| |
men-
|
menduga, mendengar,
| |
meny-
|
menyisir, menyusul,
| |
meng-
|
menggali, mengebor,
| |
menge-
|
mengecat, mengetik
|
Di samping istilah Morfem dan Alomorf ada pula istilah Morf. Apakah morf itu ? morf berarti bentuk yang belum diketahui statusnya, apakah sebagai morfem atau alomorf. Jadi, sebenarnya wujud fisik morf adalah sama dengan wujud fisik alomorf. Sedangkan morfem adalah bentuk abstarksi dari alomorf yang ada.
Kesimpulan
Jadi, morfologi itu merupakan cabang dari ilmu linguistik yang mengkaji atau mempelajari tentang seluk beluk kata (struktur kata) serta pengaruh perubahan-perubahan bentuk kata terhadap makna (arti) dan kelas kata. Yang mana morfologi ini sangat membantu kita untuk mengetahui bentuk bentuk kata serta fungsi perubahan-perubahan bentuk kata itu, baik fungsi gramatik maupun fungsi semantik. Dan morfologi ini bisa berhubungan dengan ilmu kebahasaan lainnya seperti yang sudah dibahas tadi yaitu morfosintaksis dan morfofonemik dan masih bisa dikaitkan dengan cabang ilmu bahasa yang lainnya.
Baiklah mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan kepada teman teman semua, sebenarnya masih banyak ilmu tentang morfologi ini tetapi belum saya pelajari semuanya. Terimakasih telah berkunjung ke blog saya, Sampai jumpa diblog saya selanjutnya.
Wassalamualaikum Warahmatullahi wabaraktuh
Sumber
1.Buku morfologi Bahasa Indonesia karya Abdul Chaer 2015
22.http://ghendisjawa.blogspot.com/2018/01/hakikat-dan-objek-kajian-morfologi.html
33.http://nurhanifah156074.blogspot.com/2016/09/nur-hanifah-156074-2015-a.html
44.http://shelakurniawati.blogspot.com/2017/01/mofologi-sebagai-cabang-ilmu-linguistik.html
55.http://asmirizah.blogspot.com/2016/09/morfologi-sebagai-cabang-ilmu-linguistik.html
66.http://mynewblogshintarahmayanisutikno2015c.blogspot.com/2016/09/morfologi-sebagai-cabang-ilmu-linguistik.html


hello, shinta thanks for sharing.
BalasHapusbut i wanna ask you a question
In your opinion, what is our goal as students to study morphology more deeply?
hay shintaa....In words can be morphemes but in morphemes can they be words?😊
BalasHapushay shintaa....In words can be morphemes but in morphemes can they be words?😊
BalasHapusShinta please your explane what is fungtion gramatic and fungtion semantic?
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapushi shinta, I want to ask the meaning of the ins and outs of what the word is like?
BalasHapusGood. But learn about morphology make me confuse��
BalasHapuslets learn together about make a good looking template shin
BalasHapusYour blog very interesting. Thanks for sharing 🔥
BalasHapusThank you 😊
Hapusmorpheme is abstract, explain the purpose of the statement and provide an explanation with examples!
BalasHapusYour blog interesting and simple,i like.
BalasHapusThank you 😊
HapusYour theme anak anak bgt. Gasukakkk
BalasHapusThanks sinta, the contents are useful😊
BalasHapusThank youuu 😊
HapusWah like a fairy tale ..ngedongeng dong
BalasHapusHi, Sinta! Your blog is good, but I prefer my blog
BalasHapusHi Sinta! I wanna ask to you
BalasHapusWhat is the meaning alomorf dan morf?
Hi shinta!!! I want to ask. Because this blog is complete, did you take it all at someone else's link?
BalasHapuswhy is morphology related to the study of phonology and syntax?
BalasHapushi Shinta! your blog is very cool. thanks for sharing this blog 👍
BalasHapusThank you rillaaa 😊
HapusWow good explanation sinta..
BalasHapusThanks for share this information, but i advice you to visit my blog too.. 😀
Fighting.. 💪
Haha thank you mona, I will run to your blog 😂
HapusSinta
BalasHapusYour blog makes me sleepy🙄
Nice blog shinta, but your text very berantakan. You must perbaikin text nya ya shinta
BalasHapusI think your blog is interesting and I like your theme
BalasHapuswe have the same material 😅 and I know other information from your blog. thank you .
BalasHapusNice, make me understand
BalasHapusHi shinta Silvia. Nice to meet you😊😊 this is first time I visit your blog. I think your explanation about morphology is so amazing😀😀 you make me understand about your explanation. And your theme so look beautiful😍😍. Good luck shinta Silvia, keep writing and do the best for the next time😄😄😄
BalasHapusOh no! Your blog is quite interesting. But the explanation is not good. try adding a concise again so that it can be easier for us to understand the blog that you write.
BalasHapusFighting sinta!
hi shinta silvia 💖 happy to visit your blog 😊 I have seen your blog's explanation 👌 but according to it is so long that it makes me bored to read it 👀 can you conclude a little about your material to me? thank you 😊
BalasHapusand one more that I want to rebut 👀 why is your blog using Indonesian? Aren't you an English student? and this course is also an "English" course, not a general course but why are you using it? or you don't speak English yet? 🙊 I'll just translate it 😅😅 your material is also from google, so I guess it just needs to be copied and then pasted 😅
BalasHapusHi shinta silvia 🤓 your explanation is good, but I have a question for you ლ(╹◡╹ლ) how can we analyzed how many morphemes in a word ? Can you explain it to me ? Thank you shinta silvia 🤓🤓 🌸Salam EsJuCoal
BalasHapusHii you want us to copy the link then open new tab for paste the link ?? Why did you not make them be active links ??? Do you not know how to make it ? Oh come on don't be a gaptek girl 😏
BalasHapusHi, i need to point out that its a bit annoying when i see the title is in english but the whole post is in bahasa. maybe you can make it in english version so other than understanding the material, we also improve our way to understan written english. thank you.
BalasHapusHaii sin✋✋✋
BalasHapusWhat factors cause the structure of words in groups and meanings of words to change?
Every people have wrong right?.its the important if people know the best step if visitor not make wrong in morphology?
BalasHapusGood morning shinta...when you make this topic,what the goals and purpose to know about your topic?.answer by your self and give me the best link in youtube about video😊
BalasHapusHi shinta silvia.how was your day? What do you think about Morphology now? Did you understand all about Morphology? What is the thing that really recommended from Morphology to be learnt based on your perspective?
BalasHapushello sinta silvia, I like your blog
BalasHapusmay I give criticism?
his voice was a little annoying and I had difficulty reading your blog
Hey, shinn, always healthy, I visit your blog
BalasHapussinta, your template is still standard, and also not very interesting in my opinion
hi sinte good morning, don't forget to have breakfast
BalasHapusyour video uses only a few examples, please give more information so the viewer understands more
good night, Sinta, how are you I hope you are always healthy
BalasHapus, your blog is good for high school kids, not for students, you should be more creative
Hii you want us to copy the link then open new tab for paste the link ?? Why did you not make them be active links ??? Do you not know how to make it ? Oh come on
BalasHapusSinta how are you??
BalasHapus, I think your blog still needs a lot of polish, don't give up, keep on working, I know you can do that
hi, sintaa, assalamualaikum
BalasHapusYour blog is very simple, so people consider this blog normal, even though there is a lot of useful material here, I hope you can change the theme
Hi shinta silvia,,, how are you ? I hope you are good i just want to give you a question, based on the material previously explained, do you have other opinions in determining morphemes, morphs, and allomorphs? PleaSe explain about it thank you shinta silvia
BalasHapushi, sinta,
BalasHapusI want to give good advice
Please tidy up the writing on your blog. some are big and some are small. this is not very fashionable in the world of blogging
Hello Shinta. This posting is good with information but you don't use any media like power point or video to explain your topics. So it will make the people who reads fell bored.
BalasHapusYou also post with Indonesia Language even though you are student of English department also know this is Linguistics course, one of English majors courses. Please change the language okay.
BalasHapushello shinta, I want to give you advice, we are in English major right? I suggest that you use English in making this blog, it's true we all do not understand if full English, but at least we can find out new vocabulary if we see foreign words
BalasHapus